MACD + EMA sebagai panduan trading intraday dan swing

Learn how to use the exponential moving average (EMA) to create a dynamic forex trading strategy. How do I use exponential moving average (EMA) to create a forex trading strategy?

Investopedia's Technical Analysis course provides a comprehensive overview of basic and advanced technical analysis techniques with over five hours of on-demand video, exercises, and interactive content. Dalam menggunakan teknik ini, kita akan menggunakan 3 buah EMA , dengan masing masing parameter yang berbeda. RSI 21 di atas 50 menunjukkan trend naik , di bawah50 menunjukan trend turun.

Trading Strategies Headlines

Learn how to use the exponential moving average (EMA) to create a dynamic forex trading strategy. How do I use exponential moving average (EMA) to create a forex trading strategy?

Dengan demikian, peluang yang diberikan pun akan lebih lambat muncul. Artinya, profit yang dihasilkan pun akan lebih kecil. Namun kemungkinan terjebak oleh fake signal lebih kecil. Jadi pilih yang mana? Ya, benar-benar terserah Anda. Anda sudah tahu kekurangan dan kelebihan masing-masing MA. Pilih yang sesuai dengan karakter Anda. Inilah prinsip dasar penggunaan MA. Dengan demikian, berhati-hatilah jika harga bergerak menembus MA terjadi breakout , karena hal tersebut merupakan indikasi awal bukan kepastian bahwa tren akan berubah arah.

Ingat juga bahwa pada saat uptrend strategi yang terbaik adalah Buy. Sebaliknya, pada saat downtrend strategi yang terbaik adalah Sell. Pada saat uptrend, MA bisa Anda pergunakan sebagai area referensi untuk buy. Sebaliknya, pada saat downtrend, MA bisa Anda pergunakan sebagai area referensi untuk melakukan sell. Strategi yang biasanya diterapkan adalah bounce trading. Dalam gambar di atas terlihat indikator SMA 50 yang diplot pada grafik 1 jam-an.

Terlihat bahwa harga terkoreksi dan mendekati SMA 50 dan memantul. Dengan demikian Anda memperoleh konfirmasi bahwa terjadi pantulan. Level stop loss yang terlihat di gambar adalah exit point berdasarkan support yang terdekat. Level target yang diambil adalah resistance yang terdekat. Perlu diingat bahwa jika Anda akan melakukan buy menggunakan MA, maka pastikan bahwa garis MA sedang menanjak naik.

Pada strategi sell, yang dilakukan sebenarnya hanya kebalikan dari strategi buy. Ketika harga mengalami pullback ke area MA, yang Anda lakukan adalah menunggu konfirmasi bounce untuk melakukan sell. Perhatikan gambar di bawah ini. Contoh di atas juga mempergunakan SMA Yang pertama kali harus Anda perhatikan adalah apakah garis SMA tersebut sedang turun.

Dalam gambar di atas, kita melihat bahwa harga persis menyentuh garis SMA. Memang ada false break, namun segera harga bergerak turun dan bergerak di bawah SMA. Keadaan ini menggambarkan bahwa tekanan bearish lebih besar daripada bullish. Pada saat ini Anda boleh langsung mengambil posisi sell dengan target di support terdekat dan stop loss di resistance terdekat. Ya… ya… sederhana memang, tapi ingat: Terkadang bounce yang terjadi gagal dan harga malah berbalik dan menembus MA dengan sadisnya.

Itulah sebabnya Anda perlu menempatkan stop loss. Nantinya, dengan strategi ditambah manajemen resiko yang baik akan dipelajari nanti pada level yang lebih tinggi , strategi yang sederhana pun bisa menghasilkan profit yang konsisten. Nah, ada pengembangan dari penggunaan MA sebagai entry point. Salah satu pengembangan yang populer adalah mengkombinasikan dua buah MA di dalam satu grafik. Hanya saja dalam contoh ini kami menggunakan SMA. Dari gambar di atas Anda bisa melihat bahwa sell dilakukan ketika harga masuk ke dalam area yang dimaksud.

Kalau Anda akan melakukan transaksi dengan strategi double MA maka minimal dua kondisi berikut harus terpenuhi:.

Contoh di bawah ini adalah menggunakan strategi double MA untuk melakukan Buy. Oke, Anda sudah tahu bahwa celah MA tersebut bisa Anda manfaatkan untuk entry. Untuk sementara, Anda gunakan saja dulu area tersebut. Jadi ketika harga masuk dan candlestick ditutup di area tersebut, maka pada saat itulah Anda melakukan transaksi.

Nantinya, akan ada alat bantu tambahan yang bisa membantu Anda untuk menentukan timing kapan harus melakukan aksi. Itu akan dipelajari di tingkat yang lebih lanjut. Perpotongan antara dua MA bisa Anda jadikan sinyal atau indikasi awal bahwa tren akan berubah arah. Hal tersebut juga bisa Anda pergunakan sebagai sinyal untuk entry. Pergerakan dari tanggal 27 Mei hingga lebih kurang 31 Mei adalah naik. Jika Anda melakukan sell ketika kedua SMA itu berpotongan, maka pada tanggal 2 Juni Anda sudah memperoleh setidaknya pips.

Sederhana saja, perpotongan dari bawah ke atas merupakan sinyalnya. Perpotongan dua MA tersebut juga bisa Anda manfaatkan sebagai exit point jika Anda seandainya telah melakukan Buy berdasarkan strategi double MA sebelumnya.

Errr…susah ler nak explain after guna dan baca graph mungkin korang lagi faham,. And remember just for M Kalau boleh ada 50 to pips stoploss tu terpulang pada anda. You are commenting using your WordPress. You are commenting using your Twitter account. You are commenting using your Facebook account. Notify me of new comments via email. Create a free website or blog at WordPress. M15 Every time it touches the ground or the top of the Bollinger band it will turn the other way around. False Signal ni another example time korang jgn buat trade.

Stop Loss stoploss tu ikot suka korang. Leave a Reply Cancel reply Enter your comment here